Emitenhub.com - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) bersama anak usahanya, PT Ciomas Adisatwa, melepas seluruh kepemilikan saham di PT Vaksindo Satwa Nusantara senilai Rp1,80 triliun. Transaksi ini efektif berlaku sejak 29 September 2026.
Saham yang dilepas berjumlah 31 ribu lembar. Pembelinya adalah Japfa Pte Ltd dan Bionovus, yang sekaligus menerima pengalihan hak atas merek dagang Vaksindo, Vaksimune, dan Vitakur.
"Peralihan hak atas saham-saham dari Perseroan dan Ciomas sebagai Penjual kepada Japfa Pte. Ltd. dan Bionovus sebagai Pembeli dan pengalihan merek dagang dari Perseroan kepada Bionovus, secara efektif akan terjadi pada tanggal 29 September 2026 atau tanggal lain yang disepakati Penjual dan Pembeli," tulis Corporate Secretary JPFA Maya Pradjono dalam keterbukaan informasi, dikutip Kamis (1/10/2026).
Maya menjelaskan aksi ini masuk kategori transaksi afiliasi, lantaran ada kesamaan pemegang saham pengendali antara JPFA, Ciomas, dan Bionovus, yakni Japfa Pte Ltd yang menggenggam 56,34 persen saham JPFA. Kendati begitu, perseroan menegaskan transaksi tersebut bukan tergolong benturan kepentingan sebagaimana diatur POJK 42/2020.
Respons pasar sejauh ini datar. Pada perdagangan intraday Kamis (1/10/2026), saham JPFA terkoreksi tipis 0,49 persen atau 10 poin ke level Rp2.020.
Pelepasan Vaksindo menandai keluarnya JPFA dari lini bisnis vaksin dan obat hewan yang kini berpindah sepenuhnya ke tangan grup pengendali. Nilai Rp1,80 triliun yang masuk ke kas perseroan menjadi hal yang akan dicermati pemegang saham, terutama soal ke mana dana hasil divestasi itu akan diarahkan.


