Emitenhub.com - Emiten properti milik Hermanto Tanoko, PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia, memasuki paruh kedua 2026 dengan portofolio yang kian kokoh. Perseroan mengandalkan kombinasi aset ritel dan hospitality yang sudah berjalan untuk menopang kinerja semester II.
Peresmian 23 Semarang Shopping Center pada kuartal II-2026 menjadi tumpuan terbaru. INPP kini berfokus mendongkrak kontribusi mal anyar itu sekaligus mengoptimalkan pusat perbelanjaan dan properti hospitality lain yang telah beroperasi.
Strategi ini ditopang kemitraan jangka panjang dengan The Ascott Limited. Kedua pihak meneken perjanjian baru berdurasi 30 tahun untuk pengelolaan sejumlah properti hospitality dalam portofolio perseroan.
"Perseroan terus mengembangkan aktivitas dan pengalaman pengunjung untuk mendukung kinerja tenant serta mengoptimalkan kontribusi aset-aset tersebut," ujar Wakil Presiden Direktur dan CFO Paradise Indonesia Surina dalam keterangan resmi, Selasa (29/9/2026).
Di segmen komersial, INPP menggarap sejumlah destinasi seperti 23 Paskal Shopping Center, Park 23, dan Beachwalk Bali. Masuknya 23 Semarang memperpanjang daftar pusat perbelanjaan yang beroperasi.
Segmen hospitality tetap menempati posisi penting dalam portofolio INPP, dengan aset di Bali sebagai penyumbang utama pendapatannya. Perseroan pun merenovasi sejumlah properti hospitality prioritas demi menjaga daya tarik dan relevansinya bagi pelanggan.
"Fokus kami pada semester kedua adalah mengubah pengembangan portofolio menjadi kontribusi kinerja yang semakin nyata. 23 Semarang menambah destinasi komersial dalam jaringan kami, sementara aset yang telah beroperasi terus kami tingkatkan melalui pengelolaan tenant, pengalaman pengunjung, dan pembaruan properti hospitality," ujar Surina.
Ia menambahkan, kemitraan dengan operator jangka panjang seperti Ascott diarahkan untuk menjaga setiap aset tetap relevan dan bernilai secara berkelanjutan.
Kontribusi pendapatan berulang menjadi tumpuan kinerja. Pada semester I-2026, pos ini menyumbang di atas 70 persen dari total pendapatan, dengan segmen komersial sebagai motor utamanya. Sampai akhir tahun, perseroan membidik porsi pendapatan berulang di kisaran 70 sampai 75 persen seiring penguatan aset yang sudah beroperasi.
Perjanjian anyar dengan Ascott mencakup pengelolaan tujuh properti dengan total lebih dari 800 kamar. Kerja sama berjangka 30 tahun ini melibatkan Paradise Indonesia bersama entitas anak dan afiliasinya.
INPP juga meneruskan pengembangan 88 Plaza Balikpapan Fase I. Proyek kawasan komersial berupa ruko itu membukukan progres penjualan lebih dari 60 persen pada semester I-2026.
Memasuki paruh kedua 2026, INPP bertumpu pada perpaduan mal yang baru beroperasi, aset hospitality yang diremajakan, dan kemitraan panjang dengan Ascott. Ujian sesungguhnya kini terletak pada seberapa cepat portofolio yang terus bertambah itu berubah menjadi pendapatan berulang sesuai target 70 sampai 75 persen yang dipatok perseroan.


