Saham

CDIA Sudah Serap Rp1,86 Triliun Dana IPO, Ini Rincian Penggunaannya

Ringkasan Cepat

PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) telah menyerap Rp1,86 triliun atau 78,45% dari total dana IPO Rp2,37 triliun hingga Juni 2026. Setoran modal ke CSI dan MMI sudah rampung 100%, sementara ke CSP baru 52,11% karena mengikuti tahapan proyek yang ditargetkan selesai 2027. Sisa dana 21% diendapkan di Bank DBS Indonesia dengan bunga 4,16% per tahun.

• 1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Fasilitas pelabuhan dan tangki penyimpanan milik PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terkait realisasi dana IPO (CDIA) terkait realisasi dana IPO

Fasilitas pelabuhan dan tangki penyimpanan milik PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terkait realisasi dana IPO (CDIA)

Emitenhub.com - PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) telah menyerap Rp1,86 triliun dana hasil penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) sampai Juni 2026. Angka itu mewakili 78,45% dari total perolehan IPO yang mencapai Rp2,37 triliun.

Sebagian pos sudah tuntas sepenuhnya. Penyetoran modal ke PT Chandra Shipping Internasional (CSI) dan PT Marina Indah Maritim (MMI) rampung 100% senilai Rp871,76 miliar. Sisa dana Rp511,04 miliar bersumber dari setoran ke PT Chandra Samudera Port (CSP) yang baru terealisasi 52,11% dari rencana Rp1,48 triliun.

Direktur CDIA Merly menjelaskan penyetoran ke CSP mengalir bertahap, menyesuaikan kebutuhan pendanaan proyek yang digarap anak usahanya, PT Chandra Cilegon Port (CCP).

"Sampai dengan 30 Juni 2026, proyek tersebut masih dalam tahap pembangunan dan ditargetkan selesai pada tahun 2027," katanya dalam surat kepada BEI dikutip Sabtu (26/9/2026).

Merly memastikan sisa dana IPO tetap dialirkan sesuai rencana awal dalam prospektus. Peruntukannya untuk membangun tangki penyimpanan, pipa saluran ethylene, serta fasilitas penunjang lain yang digarap CSP.

Selama menunggu dipakai, dana itu tak dibiarkan menganggur begitu saja. Merly menyebut sisanya disimpan di rekening giro sesuai aturan, penempatan fleksibel yang memungkinkan perseroan menariknya cepat saat kebutuhan proyek muncul.

Mengacu laporan realisasi penggunaan dana IPO CDIA, sisa 21% tersebut mengendap di Bank DBS Indonesia dengan bunga 4,16% per tahun.

Iklan