Saham

BREN Naik 1,48% di Rp3.430! Tawarkan Akuisisi EDC Filipina Senilai Lebih dari USD5 Miliar

Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 1,48 persen ke Rp3.430 menyusul kabar perseroan mengajukan penawaran akuisisi Energy Development Corp (EDC) Filipina. Valuasi EDC mencapai lebih dari USD5 miliar atau sekitar Rp90,46 triliun. Langkah ini menjadi bagian strategi ekspansi BREN di sektor energi terbarukan Asia Tenggara.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik usai kabar akuisisi Energy Development Corp Filipina

Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik usai kabar akuisisi Energy Development Corp Filipina (Foto:BREN)

Emitenhub.com - Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) milik taipan Prajogo Pangestu naik pada Rabu (15/7/2026). Kenaikan ini menyusul kabar perseroan mengajukan penawaran untuk mengakuisisi perusahaan panas bumi asal Filipina, Energy Development Corp (EDC).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pukul 09.02 WIB, saham BREN naik 1,48 persen menjadi Rp3.430 per unit dengan nilai transaksi mencapai Rp4,77 miliar.

Sejak awal 2026, saham BREN merosot 64,74 persen seiring dikeluarkannya emiten ini dari indeks MSCI.

Sebelumnya BREN dikabarkan mengajukan penawaran untuk mengakuisisi EDC sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis energi terbarukan di Asia Tenggara.

Mengutip Bloomberg pada Selasa (14/7/2026) malam, Barito Renewables telah menyampaikan penawaran tunai yang bersifat tidak mengikat kepada EDC.

Nilai ekuitas perusahaan panas bumi asal Filipina tersebut diperkirakan mencapai lebih dari USD5 miliar atau sekitar Rp90,46 triliun dengan asumsi kurs Rp18.091 per USD.

Jika memperhitungkan utang, valuasi keseluruhan EDC dapat mencapai sekitar USD7 miliar atau setara Rp126,64 triliun menurut sumber yang mengetahui pembahasan tersebut.

Kedua perusahaan saat ini bekerja sama dengan penasihat keuangan untuk mengevaluasi potensi transaksi.

Meski demikian, proses pembahasan masih berlangsung dan belum ada kepastian bahwa negosiasi akan berujung pada kesepakatan.

BREN saat ini memiliki portofolio pembangkit listrik tenaga panas bumi dan angin yang dioperasikan melalui sejumlah anak usaha.

Di sisi lain, EDC didukung oleh sejumlah investor besar termasuk First Gen Corp, Macquarie Asset Management, serta sovereign wealth fund Singapura GIC Pte. Perusahaan ini telah melakukan delisting sukarela dari Bursa Efek Filipina sejak 2018.

Hingga berita ini ditulis, perwakilan Barito Renewables, EDC, First Gen, GIC, maupun Macquarie Asset Management belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi Bloomberg.

First Gen, yang dikendalikan keluarga Lopez, merupakan perusahaan energi bersih asal Filipina dengan portofolio pembangkit yang mencakup panas bumi, tenaga air, angin, surya, serta pembangkit berbahan bakar gas alam.

Iklan