Saham

DEWA Habiskan Rp40 Miliar Eksplorasi! Siap Bor 10.000 Meter & Percepat IUP Produksi

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menggelontorkan Rp40,27 miliar untuk kegiatan eksplorasi di Januari-Juni 2026 melalui anak usaha Gayo Mineral Resources. Perseroan telah menyelesaikan uji metalurgi dan mengirim ribuan sampel untuk analisis, serta mempersiapkan dokumen Studi Kelayakan dan AMDAL. Rencana ke depan mencakup pengeboran intensif di Prospek Tengkereng meski sempat terkendala banjir bandang dan longsor di Aceh.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Kegiatan eksplorasi PT Darma Henwa Tbk di Prospek Tengkereng Aceh

Kegiatan eksplorasi PT Darma Henwa Tbk di Prospek Tengkereng Aceh (Foto:DEWA)

Emitenhub.com - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menghabiskan dana eksplorasi sebesar Rp40,27 miliar sepanjang periode Januari hingga Juni 2026. Anggaran tersebut digunakan melalui anak usaha Gayo Mineral Resources di area Upper Tengkareng dan Southeast Tengkareng.

Pada triwulan II 2026, kegiatan eksplorasi lebih difokuskan pada persiapan, pemenuhan kebutuhan administrasi, serta teknis proses perizinan IUP. Belum ada aktivitas pengeboran sehingga pencapaian pengeboran pada periode tersebut nol meter. Total pencapaian project to date tetap berada di 31.485,75 meter.

Total sampel batuan inti bor yang telah dianalisis untuk geokimia ICP multi elements serta Fire Assay ke Laboratorium PT Sucofindo mencapai 2.888 sampel selama triwulan II 2026. Akumulasi sampel yang telah keluar hasil analisisnya sebanyak 20.574 conto, termasuk pengiriman dengan protokol standar QAQC.

Perseroan telah menyelesaikan rangkaian uji metalurgi meliputi flotasi, pemisahan gravitasi, pelindian, dan penggerusan untuk domain sampel QDP, QFD, serta Sediment Breccia. Sebanyak 104 conto batuan tambahan juga telah dikirimkan untuk analisis geokimia ICP multi elements dan Fire Assay ke Laboratorium PT Sucofindo dari Prospek Sangir Barat. Persiapan penyusunan dokumen Studi Kelayakan dan AMDAL sedang dilakukan untuk diajukan ke ESDM sebagai syarat perubahan perizinan menjadi IUP Operasi Produksi.

Rencana ke depan mencakup pelaksanaan program pengeboran metalurgi 5.000 meter dan pengeboran geoteknik 5.000 meter di Prospek Tengkereng Atas. Kegiatan ini bertujuan mendukung studi metalurgi, evaluasi geoteknik, serta pengembangan data teknis proyek. Selain itu, perseroan akan melakukan scout drilling 1.000 meter di Prospek Tengkereng Tenggara sebagai eksplorasi awal untuk menguji potensi mineralisasi.

Perseroan juga akan melaksanakan pemetaan geologi detail di Prospek Sangir Barat disertai channel sampling dan trenching. Langkah ini untuk mempertajam pemahaman kontrol geologi, geometri, serta sebaran tubuh bijih. Proses perpanjangan IUP Eksplorasi dan peningkatan izin menjadi IUP Operasi Produksi terus dipercepat.

Aktivitas eksplorasi menghadapi sejumlah tantangan. Banjir bandang dan tanah longsor akibat bencana alam di Provinsi Aceh serta sekitarnya menyebabkan akses dan logistik terganggu. Di sisi lain, anak usaha perseroan masih dalam proses perpanjangan IUP Eksplorasi.

Iklan