Saham

BRI (BBRI) Siapkan Rp2,35 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Desember

Ringkasan Cepat

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyiapkan dana Rp2,35 triliun untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I Tahun 2016 Seri E yang jatuh tempo pada 1 Desember 2026. Dana pelunasan ditempatkan pada High Quality Liquid Asset (HQLA) BRI. Manajemen memastikan pelunasan ini tidak menimbulkan dampak material negatif terhadap likuiditas maupun kelangsungan usaha perseroan.

• 1 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Logo dan kantor PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) di tengah rencana pelunasan obligasi

Logo dan kantor PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) di tengah rencana pelunasan obligasi (Foto:BBRI)

Emitenhub.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyiapkan dana Rp2,35 triliun untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I Tahun 2016 Seri E yang jatuh tempo pada 1 Desember 2026.

Sekretaris Perusahaan BBRI Dhanny menyampaikan kesiapan dana itu lewat laporan resmi perseroan. Dana pelunasan ditempatkan pada High Quality Liquid Asset (HQLA) BRI.

"Kesiapan dana tersebut menunjukkan BBRI telah mempersiapkan kebutuhan likuiditas untuk memenuhi kewajiban pembayaran obligasi saat jatuh tempo," katanya dalam keterbukaan informasi kepada BEI, dikutip Rabu (7/10/2026).

Manajemen memastikan pelunasan ini tidak menimbulkan dampak material negatif terhadap likuiditas maupun kelangsungan usaha perseroan. Menurut Dhanny, tersedianya dana tersebut menegaskan kesiapan finansial BBRI memenuhi kewajiban pokok obligasi tepat waktu, sekaligus menjadi bagian dari pengelolaan kewajiban dan likuiditasnya.

Pelunasan ini menutup salah satu seri obligasi lawas BRI yang terbit satu dekade silam. Penempatan dananya di aset likuid berkualitas tinggi menandakan bank pelat merah itu menyiapkan pembayaran jauh sebelum tenggat 1 Desember.

Iklan