Ekonomi

IHSG Dibuka Menguat 8.611, Begini Arah Selanjutnya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (27/11/2025), dibuka menguat. Pada pukul 9.01, indeks mencatat kenaikan 9,19 poin atau setara dengan menguat 0,11% ke level 8.611. Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat 4,5 miliar saham dengan nilai transaksi Rp2,52 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 281.326 kali.

2 menit membaca Sumber: Bloomberg
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (27/11/2025), dibuka menguat. Pada pukul 9.01, indeks mencatat kenaikan 9,19 poin atau setara dengan menguat 0,11% ke level 8.611.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat 4,5 miliar saham dengan nilai transaksi Rp2,52 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 281.326 kali.

Sebanyak 253 saham menguat, dan 238 saham melemah. Sementara, 177 saham tidak bergerak.

Mencermati analisis saham di perdagangan hari ini, Kamis (27/11/2025), BRI Danareksa Sekuritas menyebut penguatan IHSG tetap solid berkat kenaikan emiten Big Caps seperti BUMI, DSSA, TLKM, dan ASII. 

Secara teknikal, IHSG berpotensi melanjutkan tren naik dengan resistance terdekat di 8.623. 

“Sentimen pasar didukung oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed serta pernyataan positif Kemenkeu mengenai prospek ekonomi domestik, yang bersama-sama memperkuat risk appetite investor,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.

Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah WIFI, ASII, dan DEWA.

Senada, Phintraco Sekuritas memaparkan, meningkatnya ekspektasi akan pemangkasan suku bunga The Fed di Desember menjadi salah satu katalis positif bagi pergerakan IHSG.

“Secara teknikal, IHSG bertahan diatas MA–5 dan MA–20 serta ditutup di atas level psikologis 8.600. Indikator MACD juga masih membentuk pelebaran positive slope. Sehingga, IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan menguji resistance 8.650 pada perdagangan Kamis,” mengutip riset Phintraco.

Tumbuhnya keyakinan The Fed akan memangkas suku bunga bulan depan telah meningkatkan sentimen, dengan sejumlah pejabat The Fed memberi dukungan terhadap pelonggaran kebijakan moneter selama beberapa hari.

“Hal ini juga didukung oleh data retail sales dan initial claims. Data Fed's Beige Book juga mengisyaratkan meskipun aktivitas ekonomi AS secara umum stabil, muncul peringatan potensi pelemahan, terutama dalam peningkatan PHK dan penurunan belanja rumah tangga berpenghasilan rendah dan menengah di bulan Oktober 2025,” papar Phintraco dalam riset pagi ini.

Sedang, saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah INTP, ARCI, CDIA, SMGR, dan PNLF.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, Kembali berlanjutnya penguatan Bursa Wall Street dan naiknya sebagian besar harga komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 8.530 – 8.460 dan resist 8.675 – 8.745,” terang CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham HMSP, ASII, EXCL, BRMS, INTP, dan KLBF.

Sentimen ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang lebih tinggi, rupiah yang stabil; mayoritas penguatan harga komoditas juga akan mendorong penguatan saham-saham berbasis komoditas, jadi sentimen pendorong penguatan perdagangan IHSG.

“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan menguat,” mengutip riset harian Panin Sekuritas.

Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah SRTG, AADI, dan HEAL.