Saham

ARCI Berpindah Kendali, Rajawali Kapital Emas Borong Saham Rp18,27 Triliun

Rajawali Kapital Emas resmi menjadi pengendali baru ARCI setelah membeli 16,61 miliar saham senilai Rp18,27 triliun dari Rajawali Corpora. Transaksi ini merupakan bagian dari restrukturisasi internal antarafiliasi dalam satu grup usaha.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Rajawali Kapital Emas menjadi pengendali baru ARCI setelah transaksi saham senilai Rp18,27 triliun

Rajawali Kapital Emas menjadi pengendali baru ARCI setelah transaksi saham senilai Rp18,27 triliun (Foto:ARCI)

Emitenhub.com - Rajawali Kapital Emas kini menjadi pemegang saham pengendali PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) setelah memborong saham dalam jumlah besar dari sesama anggota grup. Kepemilikannya melonjak menjadi 83,65%.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang dikutip dari laman Bursa pada Selasa (23/6/2026), Rajawali Kapital Emas membeli 16,61 miliar saham ARCI. Transaksi tersebut dilakukan di harga Rp1.100 per saham.

Dengan harga tersebut, nilai transaksi pembelian saham ARCI mencapai sekitar Rp18,27 triliun. Seluruh transaksi dilakukan secara langsung pada 23 Juni 2026.

Sebelum transaksi, Rajawali Kapital Emas telah memiliki 4,50 miliar saham ARCI atau setara 17,85%. Setelah pembelian tersebut, kepemilikannya meningkat menjadi 21,11 miliar saham.

Di sisi lain, Rajawali Corpora menjadi pihak penjual dalam transaksi ini. Perseroan melepas seluruh kepemilikannya di ARCI sebanyak 16,61 miliar saham dengan harga Rp1.100 per saham.

Rajawali Corpora juga mencatat nilai transaksi yang sama, yakni sekitar Rp18,27 triliun. Setelah melepas seluruh saham tersebut, kepemilikan Rajawali Corpora di ARCI turun menjadi 0,00% dari sebelumnya 65,80%.

Manajemen menjelaskan transaksi jumbo ini dilakukan dalam rangka penataan internal grup usaha.

“Restrukturisasi Internal (pengalihan antar afiliasi dalam satu grup),” tulis laporan tersebut.

Meski terjadi perpindahan kepemilikan, kendali atas ARCI tetap berada dalam kelompok usaha yang sama. Rajawali Kapital Emas kini resmi menjadi pemegang saham pengendali baru emiten tambang emas tersebut.

Rajawali Kapital Emas juga menyatakan akan tetap mempertahankan pengendalian atas ARCI ke depan. Seluruh informasi terkait transaksi ini telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Iklan