RAJA Bagi Dividen Rp65 per Saham, Stock Split 1:5 Ikut Disetujui
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menyetujui pembagian dividen tunai Rp274,17 miliar atau Rp65 per saham. Dalam RUPSLB, pemegang saham juga menyetujui stock split 1:5 untuk meningkatkan likuiditas saham dan memperluas basis investor.
RUPST RAJA menyetujui dividen Rp65 per saham dan stock split dengan rasio 1 banding 5 (Foto:RAJA)
Emitenhub.com - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (23/6/2026). Rapat dilakukan secara fisik dan elektronik melalui fasilitas eASY.KSEI.
Dalam rapat tersebut, seluruh agenda yang diajukan Perseroan, yakni lima agenda RUPST dan tiga agenda RUPSLB, telah memenuhi ketentuan kuorum serta memperoleh persetujuan pemegang saham.
Persetujuan tersebut ditopang oleh kinerja keuangan RAJA yang solid sepanjang 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar USD266,7 juta, naik 4,8% secara tahunan, sementara laba bersih tumbuh 20,3% menjadi USD35,0 juta. Pertumbuhan ini didukung kontribusi bisnis gas, proyek EPC Ubadari, beroperasinya Fasilitas Kompresor Gas Sengkang, serta kontribusi Grup Hafar pada bisnis Offshore EPCI dan Shipping.
Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp274,17 miliar atau setara Rp65 per saham. Dividen tersebut terdiri dari dividen interim Rp25 per saham yang telah dibayarkan pada 29 Januari 2026 dan dividen final Rp40 per saham yang akan dibagikan sesuai jadwal yang diumumkan kemudian.
Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris RAJA. Selain itu, Perseroan mengangkat Praba Diwangkara Caraka Putra Soma sebagai direktur baru. Pengangkatan ini menjadi bagian dari strategi regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Masa jabatan Direksi dan Dewan Komisaris berlaku hingga penutupan RUPST tahun 2029.
Dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5, dari Rp25 menjadi Rp5 per saham. Dengan aksi ini, jumlah saham RAJA akan meningkat dari 4,23 miliar saham menjadi 21,14 miliar saham. Stock split tersebut diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus memperluas basis investor Perseroan di pasar modal.
RUPSLB juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, termasuk penyesuaian kewenangan Direksi serta maksud, tujuan, dan kegiatan usaha Perseroan sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2025.
Direktur Utama PT Rukun Raharja Tbk, Djauhar Maulidi, mengatakan kinerja yang terus tumbuh sepanjang 2025 menjadi dasar kuat bagi Perseroan untuk membagikan nilai kepada pemegang saham melalui dividen serta meningkatkan likuiditas saham melalui stock split.
“Di saat yang sama, kami juga terus mempersiapkan generasi kepemimpinan berikutnya guna memastikan keberlanjutan pertumbuhan Perseroan dalam jangka panjang. Langkah-langkah tersebut mencerminkan komitmen kami untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan,” katanya.
Memasuki 2026, RAJA tetap optimistis terhadap prospek industri energi nasional. Dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi dari hulu, midstream, hilir hingga inisiatif energi masa depan, Perseroan menilai berada pada posisi yang kuat untuk melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan. Fundamental keuangan yang sehat, pengembangan proyek strategis, serta komitmen terhadap tata kelola dan ESG menjadi penopang utama penciptaan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.


