BSSR Tebar Dividen Rp2,27 Triliun, Payout Ratio Tembus 149% dari Laba 2025
BSSR menyetujui dividen final USD70 juta sehingga total dividen Tahun Buku 2025 mencapai USD125 juta atau sekitar Rp2,27 triliun. Nilai tersebut setara 148,8% dari laba bersih perseroan yang sebesar USD83,98 juta.
BSSR membagikan dividen Rp2,27 triliun dengan payout ratio mencapai 148,8 persen
Emitenhub.com - PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menyetujui pembagian dividen tunai final sebesar USD70 juta atau sekitar Rp1,27 triliun dalam RUPST yang digelar pada 15 Juni 2026.
Dengan tambahan dividen final tersebut, total dividen yang dibagikan Perseroan untuk Tahun Buku 2025 mencapai USD125 juta. Nilai itu setara sekitar 148,8% dari laba bersih BSSR tahun 2025 yang tercatat sebesar USD83,98 juta.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada BEI, dividen final sebesar USD70 juta akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 8 Juli 2026. Mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia yang digunakan Perseroan, nilai dividen tersebut setara sekitar Rp486,13 per saham.
Sebelumnya, BSSR telah membagikan dividen interim pertama sebesar USD35 juta pada November 2025. Nilainya setara Rp581,97 miliar atau sekitar Rp222,59 per saham.
Selain dividen final, BSSR juga telah merealisasikan dividen interim kedua sebesar USD20 juta pada 15 Januari 2026. Pembayaran tersebut setara Rp333,38 miliar atau sekitar Rp127,41 per saham.
Dengan demikian, total dividen yang dibagikan BSSR untuk Tahun Buku 2025 mencapai USD125 juta atau sekitar Rp2,27 triliun. Jumlah tersebut bahkan melampaui laba bersih Perseroan yang tercatat sebesar USD83,98 juta sepanjang 2025.
Alhasil, rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) BSSR mencapai sekitar 148,8%, menjadikannya salah satu emiten dengan distribusi dividen paling agresif pada musim RUPS tahun ini.
Meski membagikan dividen di atas laba bersih tahunan, posisi keuangan Perseroan masih ditopang saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya sebesar USD196,81 juta per 31 Desember 2025.
Berdasarkan struktur kepemilikan saham Perseroan, PT Wahana Sentosa Cemerlang menjadi penerima dividen terbesar dengan nilai sekitar Rp635,99 miliar.
Selanjutnya, Tata Power International Pte Ltd berhak memperoleh dividen sekitar Rp330,71 miliar, sementara GS Energy Corporation akan menerima dividen sebesar Rp128,89 miliar.
Adapun PT GS Global Resources yang menguasai sekitar 5% saham BSSR diperkirakan memperoleh dividen sekitar Rp63,6 miliar. Sementara itu, kelompok pemegang saham publik dengan kepemilikan di bawah 5% secara agregat akan menerima alokasi dividen sekitar Rp117,77 miliar.
Pembagian dividen jumbo tersebut menegaskan komitmen BSSR dalam memberikan pengembalian kepada pemegang saham, dengan total distribusi dividen Tahun Buku 2025 mencapai USD125 juta atau sekitar Rp2,27 triliun.


