ARPU

Ilustrasi XLSmart menaikkan belanja modal untuk monetisasi jaringan pascamerger dengan lonjakan laba ternormalisasi
Saham

5 hari yang lalu

EXCL Gaspol Capex Jadi Rp20 Triliun, Laba Ternormalisasi Meroket 4 Kali Lipat

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) merevisi naik belanja modal 2026 dari Rp15 triliun menjadi Rp20 triliun untuk memacu monetisasi jaringan dan sinergi pascamerger dengan Smartfren, termasuk akuisisi spektrum dan ekspansi 5G. Meski masih mencatat rugi bersih konsolidasian Rp994 miliar pada semester I/2026, laba bersih ternormalisasi perseroan melonjak empat kali lipat menjadi Rp2,7 triliun, mendorong analis menempatkan EXCL sebagai pilihan utama sektor telekomunikasi.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca
Indosat ISAT menyetorkan aset fiber optik Rp8,18 triliun ke Infra Fiber Teknologi
Saham

6 bulan yang lalu

Laba Bersih ISAT 2026 Diproyeksi Tumbuh, FiberCo dan GPUaaS Jadi Katalis Baru

Laba bersih ISAT diproyeksikan tumbuh satu digit pada 2026 dengan dukungan pembentukan FiberCo dan ekspansi GPU-as-a-Service. Kinerja 2025 menunjukkan pemulihan solid dengan laba bersih Rp5,5 triliun dan ARPU tertinggi sejak 2022.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →
Pergerakan saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) di Bursa Efek Indonesia
Saham

7 bulan yang lalu

Era Perang Tarif Berakhir, Prospek Sektor Mobile dan Internet Indonesia Kembali Menguat

Sektor mobile dan internet Indonesia dinilai memasuki fase pemulihan seiring berakhirnya perang tarif dan membaiknya disiplin harga. Konsolidasi industri, peluang kenaikan ARPU, serta ekspansi internet berbasis FWA membuka ruang pertumbuhan laba dan valuasi yang lebih sehat.

TR

Tim Redaksi Emitenhub

EmitenHub

Baca →

Artikel ARPU