Saham

CBRE Siap Rights Issue Besar-besaran hingga 12,7 Miliar Saham Baru!

PT Cakra Buana Resources Energi (CBRE) akan melaksanakan PMHMETD I dengan menerbitkan maksimal 12.757.011.806 saham baru. Dana hasil rights issue difokuskan untuk konversi utang Rp924 miliar, pembelian kapal AHTS senilai Rp150 miliar, serta modal kerja. Perseroan telah mendapat persetujuan pemegang saham sejak Desember 2025 dan akan menjalankan aksi sesuai jadwal Mei-Juni 2026.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
CBRE Rights Issue PMHMETD I – Penerbitan hingga 12,7 Miliar Saham Baru untuk Penguatan Modal dan Ekspansi

CBRE Rights Issue PMHMETD I – Penerbitan hingga 12,7 Miliar Saham Baru untuk Penguatan Modal dan Ekspansi

Emitenhub.com - PT Cakra Buana Resources Energi (CBRE) berencana memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau PMHMETD I.

Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 12.757.011.806 saham baru dalam aksi tersebut.

Corporate Secretary CBRE Amanda Octania menyatakan perseroan akan melaksanakan seluruh tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Periode perdagangan saham cum-HMETD dijadwalkan pada 26 Mei 2026, sementara pelaksanaan HMETD berlangsung pada 4 hingga 10 Juni 2026.

Dana hasil PMHMETD I akan diprioritaskan untuk kebutuhan utama perseroan. Di antaranya, sekitar Rp924 miliar kewajiban utang kepada pihak ketiga dan pemegang promissory note akan dikonversi menjadi modal disetor.

Dana hasil PMHMETD I akan digunakan untuk belanja modal, khususnya pembelian aset kapal jenis Anchor Handling Tug Supply (AHTS) senilai sekitar Rp150 miliar. Alokasi itu mendukung operasional dan ekspansi usaha perseroan. Sisa dana dialokasikan sebagai modal kerja untuk menjaga keberlangsungan operasional.

CBRE menegaskan jumlah saham yang diterbitkan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pendanaan serta kondisi pelaksanaan aksi korporasi. Perseroan berkomitmen menyampaikan setiap perkembangan secara terbuka kepada publik, Bursa Efek Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan, kata Amanda.

Terkait pembeli siaga atau standby buyer, CBRE akan menyampaikan informasi lebih lanjut. Termasuk surat pernyataan kesiapan dari pihak yang memiliki kemampuan pendanaan untuk menyerap sisa saham yang tidak diambil pemegang hak.

Sebelumnya, CBRE telah memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18 Desember 2025 untuk peningkatan modal dasar dalam rangka aksi PMHMETD I. Besaran final perubahan anggaran dasar akan ditetapkan lebih lanjut sesuai kebutuhan pelaksanaan aksi korporasi.

Iklan