Saham

LPPF Tebar Dividen Rp250 per Saham! Yield 12,98%, Cair 4 Mei 2026 meski Laba Turun 12,35%

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp556,82 miliar atau Rp250 per saham. Jumlah ini setara 76,80% dari laba bersih Rp725,37 miliar yang turun 12,35% YoY. Dividen yield mencapai 12,98% berdasarkan harga penutupan Rp1.925, dengan pembayaran pada 4 Mei 2026.

2 menit membaca
R
Oleh Rio Henanto
Dividen LPPF Rp250 per saham yield 12,98% tahun buku 2025 Matahari Department Store

Dividen LPPF Rp250 per saham yield 12,98% tahun buku 2025 Matahari Department Store (LPPF)

Emitenhub.com - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai Rp556,82 miliar atau Rp250 per saham. Jumlah tersebut setara 76,80 persen dari laba bersih perseroan Rp725,37 miliar.

Dengan harga penutupan saham di Rp1.925, dividen yield yang diterima investor mencapai 12,98 persen. Sisa laba bersih Rp168,55 miliar dicatat sebagai saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi.

Jadwal Pembagian Dividen LPPF

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi ditetapkan pada 23 April 2026, sementara ex dividen pada 24 April 2026. Cum dividen pasar tunai jatuh pada 27 April 2026 dan ex dividen pada 28 April 2026. Recording date dijadwalkan pada 27 April 2026 pukul 16.00 WIB, dengan pembayaran dividen pada 4 Mei 2026.

Kebijakan pembagian dividen ini berdasarkan data keuangan perseroan per 31 Desember 2025. Sepanjang 2025, LPPF mencatat laba bersih Rp725,37 miliar.

Laba Bersih LPPF Turun 12,35 Persen

Laba bersih PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) sepanjang 2025 tercatat Rp725,37 miliar. Jumlah itu turun 12,35 persen dibandingkan Rp827,65 miliar pada 2024.

Pendapatan bersih perseroan mencapai Rp5,78 triliun, menyusut 9,54 persen dari Rp6,39 triliun tahun sebelumnya. Penjualan langsung menyumbang Rp3,33 triliun, penjualan konsinyasi Rp2,44 triliun, serta pendapatan jasa Rp6,72 miliar.

Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp1,97 triliun. Laba kotor perseroan Rp3,81 triliun dan laba operasi Rp1,13 triliun. Per 31 Desember 2025, ekuitas LPPF tercatat Rp272,9 miliar, total aset Rp5,13 triliun, dan saldo laba ditahan Rp3,85 triliun.

Iklan